02 March, 2015

Terungkap Bus Maut SANG ENGON Belum Miliki Ijin Pariwisata

Pemilik bus Sang Engon, Dasuki mengatakan kendaraan itu belum diasuransikan. Alasannya, bus buatan 2013 tersebut belum lama dia beli dari seorang pengusaha angkutan umum asal Rembang, Jawa Tengah. "Belum saya daftarkan asuransi karena menunggu mutasi," ujar Dasuki, Sabtu, 21 Februari 2015. Sesuai rencana, kata dia, bus pariwisata Sang Engon bernomor polisi B-7222-KGA itu akan dimutasi dari Rembang ke Bojonegoro, Jawa Timur. Namun, belum sampai niat itu terlaksana, bus tersebut keburu mengalami kecelakaan fatal.


Dengan alasan yang sama, Dasuki juga mengakui bahwa Sang Engon belum mengikuti pengujian kendaraan bermotor (KIR). Meski demikian, Dasuki mengatakan bahwa para penumpang korban kecelakaan, baik yang meninggal maupun luka-luka, tetap mendapatkan santunan dari Jasa Raharja.

Pemilik Bus Sang Engon
Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro Iskandar mengatakan bakal mengecek kelaikan jalan bus Sang Engon bila memang belum pernah diuji KIR. Jika ditemukan kelalaian, Iskandar tak segan menjatuhkan sanksi kepada pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Uji KIR, kata dia, penting karena merupakan cara untuk mengecek kondisi kendaraan. Misalnya, dibuat tahun berapa, kondisi rangka, serta mesin dan peralatan pengamanan lainnya masih layak atau tidak. Pengujian juga mempermudah pengawasan bila timbul masalah sewaktu-waktu. "Jadi uji KIR ini harus dipatuhi," ujarnya.


Selain itu, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Bojonegoro, Iskandar mengatakan jika bus pariwisata Sang Engon milik Dasuki warga desa Jono kecamatan Temayang, Bojonegoro, Jawa Timur sampai saat ini tidak memiliki ijin pariwisata.

Sebelumnya, 18 penumpang Sang Engon tewas dalam kecelakaan maut di jalan bebas hambatan Jatingaleh, Semarang, Jumat kemarin, 20 Februari 2015. Bus tersebut tengah membawa 58 jemaah pengajian pulang dari Pekalongan. Sebagian besar korban merupakan warga Kecamatan Dander, Bojonegoro.

Sumber: Suara Merdeka
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers