11 August, 2016

Bus Buatan Karoseri TriSakti Siap Kirim Ke Kepulauan Fiji

Sebuah foto bus buatan karoseri TriSakti Magelang yang di ambil oleh om Cipto Adjie Apriliandoko siap di eksport ke kepulauan Fiji. Kalau dilihat dalam foto, sepertinya bus ini menggunakan chassis Hino AK. Bus ini menggunakan kaca depan belah dan wiper tegak seperti umumnya bus di Kepulauan Fiji. Tentu saja ini sangat menggembirakan karena industri karoseri kita semakin diminati pasar internasional.


Selama ini industri karoseri nasional hanya mengekspor bus ke Kepulauan Fiji dan itupun hanya dilakukan oleh Karoseri Laksana yang banyak mendapat pesanan dari Sun Beam. Padahal peluang di negara-negara lain dan oleh karoseri lain sangat terbuka lebar. Paling tidak, melirik ke negara-negara yang regulasinya tidak rumit-rumit amat. Misalnya, Timur Tengah, Amerika Latin, dan Asia Selatan.


Namun, syarat utama yang harus dipenuhi supaya bisa bersaing dengan karoseri negara lain adalah meningkatkan standardisasi. Baik standardisasi yang diterapkan pihak prinsipal, pelaku industri maupun negara tujuan ekspor.

Standardisasi Industri Karoseri

Setelah standardisasi didapat, industri karoseri tinggal meningkatkan nilai investasi yang syaratnya tertuang dalam Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 80/M-IND/PER/9/2014 tentang Industri Kendaraan Bermotor. Beleid yang diberlakukan mulai 17 September 2014 ini, memiliki sejumlah aturan terkait standardisasi. Misalnya, dinyatakan bahwa industri karoseri kendaraan bermotor roda empat atau lebih wajib memiliki izin usaha dengan KBLI 29200, memiliki peralatan produksi, serta memiliki Nomor Identifikasi Kendaraan Bermotor (NIK) tambahan.

Ada beberapa tes yang mesti diterapkan untuk memenuhi standar karoseri (perakitan kendaraan). Di antaranya adalah uji fisik, uji rancang bangun dan rekayasa kendaraan, serta uji tipe kendaraan.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

Terima Kasih

Followers